Kepala Desa Wailawar
SEJARAH
TERBENTUKNYA DESA WAILAWAR
KECAMATAN
PANTAR
A.
PERJALANAN AWAL
Proses
pemekaran Desa / Lurah dalam catatan sejarah pemekaran Desa / Lurah di
Kabupaten Alor mulai berlaku pada tahun 1995 dengan pola pengembangan Desa di
Provinsi NTT yaitu 100 KK 1000 Penduduk.
Tahun 1995 oleh
Pemerintah Daerah Kabupaten Alor berhasil menetapkan 17 Desa Persiapan untuk
Jilid Pertama.
Khusus 11 Desa
di daratan Pulau Pantar baru berhasil dimekarkan 4 Desa yaitu : Desa Mawar
Pecahan Desa Batu; Desa Kaera pecahan Desa Kaleb; Desa Ler Pecahan Desa Baraler
dan Desa Aramaba Pecahan Desa Mauta.
Dalam
Perjalaqnan tiga Tahun kemudian dilakukan pengresmian 17 Desa Persiapan
tersebut menjadi Desa Definitif di Likwatang oleh Bupati Alor Drs. HOSEA DALLY.
Desa Wailawar
merupakan Desa yang terbentuk di Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Provinsi
Nusa Tenggara Timur pada tanggal 12 Juni 1996, hasil pemekaran Desa Pandai
Memperhatikan
Proses pemekaran Desa disejumlah Wilayah di Kabupaten Alor, maka timbul
inisiatif dari beberapa tokoh di Desa Wailawar untuk membentuk satu Desa
Persiapan.
Keinginan yang
sungguh – sungguh untuk membentuk rumah tangga sendiri mulai muncul melalui
dialog lepas oleh Bpk. SUDIRMAN BAKO dan Bpk. MUSLIMIN SALI.
Dari Hasil dialog
lepas itu, ditindak lanjuti dengan
pertemuan – pertemuan di beberapa titik untuk memperecakapkan tentang rencana
Pemekaran Desa Persiapan.
Pertemuan yang
pertama kali dengan agenda menyusun rencana membentuk sebuah Desa Persiapan
dilakukan dirumah Bpk. MUSLIMIN SALI. Pertemuan tersebut dihadiri oleh :
1. BAHRUDIN PELLA BOKA (Kepala Desa
Pandai) ;
2. JAMRA ANWAR;
3. SULAIMAN OKU;
4. TAJUDIN BOLANG;
5. KADIR PAO;
6. KASIM OKU;
7. MAHMUD PAO;
8. LAGANI SALEH;
9. AHMAD SERANG;
10. LAMLUDIN SALEH;
11. MUSLIMIN SALI;
12. SUDIRMAN BAKO;
13. AKSA TAHIR;
14. SIDIK ARIFIN;
15. KADIR SALI
Bersama
Tokoh – tokoh Masyarakat Dusun I Desa Pandai, dan yang memimpin rapat pertama
saat itu ialah Bpk. BAHRUDIN PELLA BOKA
Rapat kedua
dengan agenda yang sama dilakukan di Kantor Desa Pandai, dihadiri oleh seluruh
Perangkat Desa bersama Tokoh Masyarakat se-Desa Pandai. Rapat itu membuahkan
hasil yaitu Waiwagang, Aluanang dan Lawar berdiri menjadi satu Desa. Dan dalam
rapat itu langsung dibentuk Aparat Desa.
Rapat berhasil
membentuk Aparat Desa Dengan Komposisi sbb :
1. JAMRA ANWAR Sebagai Kepala Desa
Persiapan;
2. SIDIK ARIFIN Menduduki Jabatan
Sekretaris;
3. KARIM BAHRUDIN Sebagai Kaur Umum;
4. RAHMAN KASIM Sebagai Kaur Pemerintahan;
5. MAJID HIBU Sebagai Kaur Pembangunan;
6.
ARIFIN
MANSUR Sebagai Kepala Dusun I;
7.
MUSLIMIN
SALI Sebagai Kepala Dusun II;
8.
AKSA
TAHIR Sebagai Ketua Umum LPM;
9.
MAJID
AHMAD Sebagai Ketua I LPM.
Rapat Ketiga
dengan agenda Menentukan Lokasi Kantor Desa dan Pembangunan Kantor Desa
Persiapan, dihadiri oleh seluruh Perangkat Desa bersama Tokoh Masyarakat
se-Desa Persiapan Wailawar. Rapat itu membuahkan hasil yaitu diserahkannya
sebuah lokasi Desa dengan ukuran 50 x 50m2 untuk kepentingan
pendirian Kantor Kepala Desa Wailawar.
Lokasi itu
diserahkan oleh Bpk. LUKMAN ABDULLAH dengan Cuma – Cuma.
Pertemuan yang
terakhir dengan agenda menyusun proposal pembentukan Desa Baru dilakukan di
Kantor Desa Pandai, dipimpin oleh Kepala Desa Pandai Bpk. BAHRUDIN PELLA BOKA.
Upaya dan kerja
keras itu akhirnya membuahkan hasil dengan menyusun sebuah proposal permohonan
pendirian Desa yang disepakati dan di sahkan oleh Bpk. B.P. BOKA (Kepala Desa
Pandai).
Atas berkat
Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Proposal usul pemekaran Desa Wailawar mendapat
persetujuan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Alor.
Perjuangan
tokoh masyarakat Desa Wailawar untuk membentuk satu Desa Persiapan akhirnya
sampai ketitik kulminasi. Tepatnya pada hari Rabu, Tanggal 5 Juni 1996
diresmikan Empat Desa Persiapan di Wilayah Desa Pandai oleh Camat Pantar (Bpk. Drs.
N.M. MATABEY) melalui pemancangan papan nama Desa Persiapan di Helangdohi,
termasuk Desa Persiapan Wailawar
B.
TOKOH PERINTIS DAN TOKOH PENDUKUNG
Tokoh-tokoh yang merintis dan memberi dukungan
terhadap rencana Pemekaran Desa Persiapan Wailawar adalah :
|
I. Perintis
:
|
II. Pendukung
:
|
|
1.
Bpk.
BAHRUDIN PELLA BOKA
2.
Bpk.
JAMRA ANWAR;
3.
Bpk.
SUDIRMAN BAKO;
4.
Bpk.
MUSLIMIN SALI.
5.
Bpk.
Bpk. AKSA TAHIR;
6.
Bpk. MAHMUD
PAO (Alm);
7.
Bpk.
MAJID HIBU;
|
1. Bpk. SIDIK ARIFIN;
2. Bpk.
BAHLAWAN SALI;
3. Bpk. AHMAD SERANG
(Alm);
4. Bpk.
SULAIMAN OKU;
5. Bpk. TAJUDIN BOLANG;
6. Bpk. KADIR PAO;
7. Bpk. KASIM OKU;
8. Bpk. LAGANI SALEH;
9. Bpk. Bpk. LAMLUDIN SALEH;
10. Bpk. Bpk. KADIR SALI.
|
Selain itu ada
beberapa tokoh perempuan yang ikut memberikan andil dalam perjuangan membentuk
Desa Wailawar menjadi Desa persiapan yaitu :
1. Ibu SUHAEBA SALI (Almh);
2. Ibu HAMSINA BAHLAWAN;
3. Ibu RABIA OKU;
4. Ibu MAIMUNA OKU (Almh);
5. Ibu HAMIDA MURSALIM;
6. Ibu HATIJA MOLANG;
7. Ibu JOHOR KOLY;
8. Ibu HAMIDA MOLANG (Almh);
9. Ibu AMINA MURSALIM
10. Ibu HARTATI KASIM;
11. Ibu ROSITA MURSALIM;
12. Ibu HADIJA KARIM;
13. Ibu SITI IBRAHIM;
14. Ibu JUMA TAHIR;
15. Ibu SARAH TAHIR;
16. Ibu HABIDA AHMAD.
Tokoh – tokoh
perempuan ini ikut memberikan andil dengan memberikan kontribusi waktu, pikiran
dan tenaga dalam setiap pertemuan serta kegiatan kemasyarakatan.
NAMA DESA
Untuk tidak
menghilangkan identitas masyarakat dua kampung Penghuni Wilayah Desa Wailawar,
maka sejumlah orang tua – Tokoh Masyarakat kemudian memberi nama Desa ini “DESA
WOL” ( Waikolibang – Lwololong ).
Nama Desa WOL
kemudian mengalami perubahan menjadi Desa Wailawar atas Buah Pikiran Bpk. Drs. SIMEON THOBIAS PALLY, yang saat itu
menjabat sebagai Wakil Bupati Alor.
PERANGKAT DESA
Dalam rangka
menata kelembagaan dan struktur Pemerintahan, maka dibentuklah aparat Desa
Persiapan untuk melaksanakan roda Pemerintahan sementara.
Aparat Desa
yang terbentuk pada saat itu Sebagaimana yang ditentukan hasil rapat di Desa
Pandai.
C.
PERANGKAT WILAYAH
Demi
memperlancar tugas Kepala Desa Persiapan dalam kegiatan pembangunan pelaksanaan
Pemerintahan dan Pembinaan Kemasyarakatan, maka dibentuk pula struktur
Pemerintahan Desa Persiapan Wailawar tahun 1996, sebagai
berikut :
1. Kepala Dusun I : ARIFIN MANSUR;
2. Kepala Dusun II : MUSLIMIN SALI
3. Ketua RW I : SULAIMAN OKU;
4. Ketua RW II : KADIR PAO;
5. Ketua RW III : TAHIR KASMAN;
6. Ketua RW IV : LAMLUDIN SALEH;
7. Ketua RT 01 : RAHIM KASIM;
8. Ketua RT 02 : TAJUDIN BOLANG;
9. Ketua RT 03 : USMAN PAO;
10. Ketua RT 04 : LAGANI SALEH;
11. Ketua RT 05 : MAHMUD SALEH;
12. Ketua RT 06 : LAMLUDIN KARIM;
13. Ketua RT 07 : DJAMAL ABDULLAH
14. Ketua RT 08 : HASAN SALEH.
Itulah susunan
Perangkat Desa Persiapan pada Saat itu.
Komentar
Posting Komentar